Pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2019, BKTF menyelenggarakan LMP untuk para pengurus dan anggotanya. Acara yang diselenggarakan atas kerjasama BKTF dan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Insinyur (LSKI) PII ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari pengurus inti dan anggota aktif BKTF.

Pada kesempatan ini, ketua BKTF, Ir. Edi Leksono M.Eng, PhD, IPM, mengatakan bahwa tujuan diadakannya LMP ini adalah untuk menambah jumlah LMP baru di BKTF mengingat saat ini belum ada regenerasi LMP baru di BKTF untuk menggantikan Majelis Penilai (MP) yang sudah memasuki masa pensiun. Selain itu, LMP ini juga ditujukan sebagai sarana penyegaran materi (refreshment) kepada peserta yang sudah menjadi MP di BKTF.

Dengan semakin bertambahnya MP di BKTF, diharapkan proses penilaian FAIP bagi lulusan Teknik Fisika yang terdaftar di PII akan lebih cepat dan dapat menghasilkan lebih banyak lagi Insinyur Profesional yang berasal dari keilmuan Teknik Fisika.

Acara yang diselenggarakan di Sekretariat BKTF di Jakarta ini dibuka oleh Ketua BKTF dan dilanjutkan oleh Ir. Ahmad Bukhari Saleh dari LSKI yang menyampaikan materi mengenai Sistem Sertifikasi Insinyur Profesional sesuai Undang-Undang Keinsinyuran No.11 tahun 2014 dan PP Nomor 25 Tahun 2019 kepada para peserta. Kemudian acara sesi pagi dilanjutkan dengan penjelasan mengenai Bakuan Kompetensi Insinyur Profesional dan tata cara Aplikasi Insinyur Profesional oleh Ir. Bambang Priatmono dan Ir Ngadiyanto dari PII Pusat.

Di sesi siang, acara dilanjutkan dengan coaching clinic mengenai tata cara penilaian FAIP dan PKB (Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan) yang dipandu langsung oleh Ketua Dewan Penasehat BKTF Ir. Tjipto Kusumo IPM. Seluruh peserta mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai prinsip penilaian FAIP yang sesuai dengan standar yang berlaku di PII.

Acara yang berakhir pukul 16.30 WIB ini ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, BKTF akan melakukan proses pengajuan LMP baru bagi peserta yang mengikuti kegiatan ini.