Pada tanggal 10 Juni 2020, BKTF kembali menggelar kegiatan knowledge sharing secara daring kepada seluruh pengurus dan anggotanya. Seperti sharing knowledge sebelumnya, BKTF membuka kesempatan kepada para civitas akademika di seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk ikut hadir dalam kegiatan ini. Pada kesempatan kali ini, sharing knowledge dibawakan oleh Bapak Alfian Nur Mahendra, Project Manager dari PT LEN Industri (Persero) dengan tema Proyek LRT Kelapa-Gading Velodrome yang telah rampung fase I nya pada gelaran ASIAN Games 2018 yang lalu.

PT LEN Industri (Persero) adalah perusahaan BUMN yang berkantor pusat di Kota Bandung yang telah didirikan sejak tahun 1991 dan membidangi beberapa kelompok usaha yaitu ICT – Navigation, Energy & Power System, Defense Electronics, Transportation System, dan Industrial. Dalam kesempatan kali ini, sharing knowledge difokuskan ke bidang Transportation System di mana PT LEN ditunjuk oleh pemerintah untuk menyediakan sistem kontrol persinyalan untuk LRT (Lintas Raya Terpadu) rute Kelapa Gading-Velodrome yang telah rampung di awal 2018 lalu.

PT LEN sendiri sudah memiliki banyak pengalaman di sistem perkeretaapian di antaranya persinyalan double track di jalur utara dan selatan Pulau Jawa, LRT Palembang, Kereta Bandara Soekarno-Hatta, dll. Pak Alfian kemudian memaparkan tentang gambaran umum project LRT Jakarta dari mulai dasar hukum, perizinan, skema bisnis, hingga kompleksitas perencanaan dan eksekusi project yang melibatkan banyak perusahaan baik BUMN maupun swasta di dalamnya.

Lebih rinci, beliau memaparkan mengenai skema pembagian pekerjaan dan pelaksana serta posisi dan tanggung jawab PT LEN Industri di dalam proyek tersebut. Beliau juga menceritakan mengenai bagian paling krusial dalam fase project yaitu fase integrasi dalam pelaksanaan pembangunan LRT di mana fungsi-fungsi kesisteman yang kompleks perlu diintegrasikan dengan beberapa fungsi lain dan bahkan lintas perusahaan/subkontraktor, Dalam integrasi inilah peran Interface Manager dibutuhkan untuk memastikan proses integrasi dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.

Peserta sharing knowledge pun terlihat antusias dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan menarik dan mengapresiasi keberhasilan PT LEN dan pemerintah dalam merencanakan dan mengeksekusi proyek yang tergolong baru di Indonesia ini.

Di bagian akhir, Pak Alfian memaparkan beberapa kendala dan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan pembangunan proyek LRT Jakarta ini di antaranya mengenai integrasi design,managemen perubahaan teknis (MOC), perubahan-perubahan karena tekanan non-teknis, sinkronisasi dan integrasi jadwal proyek, keterbatasan waktu pekerjaan, dan sinkronisasi lingkup pekerjaan dengan pemberi kerja dan subkontraktor. Tidak lupa, beliau juga menyampaikan kunci keberhasilan dan pembelajaran utama dari proyek LRT pertama di Jakarta ini yang sangat bermanfaat bagi peserta yang hadir terutama yang bekerja di bidang EPC,

Ketua BKTF, Ir. Edi Leksono M.Eng, PhD, mengapresiasi knowledge sharing yang diberikan oleh PT LEN melalui Pak Alfian yang sangat bermanfaat sebagai sarana sharing pengalaman dan lika-liku management proyek. Beliau juga mengapresiasi keberhasilan PT LEN dalam menyelesaikan scope control system di proyek ini. Beliau juga berharap PT LEN dapat terus berkontribusi bagi dunia industri nasional dan dapat secara kontinyu melakukan sharing knowledge kepada para pengurus dan anggota BKTF di kesempatan-kesempatan mendatang.

Materi sharing session dapat diunduh di laman berikut.
https://drive.google.com/file/d/1Y5OXVOiQvUUlLT0bXUOgGzl2QLyfRhRe/view?usp=sharing