Pada tanggal 15 Mei 2020, BKTF kembali menyelenggarakan kegiatan sharing knowledge secara daring untuk para pengurus dan anggotanya. Sharing knowledge pada kesempatan ini mengambil topik “The Goal of Plant Digitalization” yang dibawakan oleh Ir. Nanang Dwi Suprapto yang merupakan Mega & Strategic Project Department Head PT Yokogawa Indonesia.

Dalam kesempatan ini Ir. Nanang memaparkan tentang pentingnya digitalisasi pabrik/plant untuk meningkatkan kehandalan operasional sehingga mampu memberikan benefit maksimum bagi bisnis itu sendiri. Digitalisasi plant mencakup banyak aspek di antaranya inventory/aset, biaya energi, produksi, kehandalan peralatan, safety, dan informasi. Implementasi digitalisasi plant sendiri berfokus kepada integrasi antara Information Technology (IT), Operational Technology (OT) dan Enterprise Business Technology yang harus konvergen dan bertujuan untuk meningkatkan performa dari plant itu sendiri.

Yokogawa, yang merupakan salah satu pemimpin pasar dalam produk otomasi dan instrumentasi, memiliki banyak portofolio yang berkaitan dengan OT dan IT dari mulai field device, sistem kontrol (DCS, SIS), wireless network, IIoT sensor, hingga strategic consulting di bidang efisiensi dan optimasi proses. Sejak beberapa tahun terakhir, Yokogawa juga fokus mengembangkan IIoT (Industrial IOT) Solution dari mulai Remote Solutions, Cloud Based Solutions, Mission Critical Solutions dan Edge/Fog Solutions untuk meningkatkan kehandalan plant dan mencegah adanya downtime. Solusi IIoT yang sudah diaplikasikan Yokogawa di antaranya adalah Plant Simulator, Vibration Sensing, Cyber Security Management, Plant Data Management, dll. Solusi-solusi IIoT ini sudah diaplikasi di antaranya di fasilitas Pertamina EP di Donggi, Matindok, dan Cepu (Proyek JTB).

Sebagai penutup, Ir. Nanang menyampaikan beberapa hal di antaranya IIoT Solution akan sangat membantu dalam meningkatkan produksi, kehandalan, maintainability, dan management operasi. Namun di dalam prakteknya, diperlukan hands-on training yang kontinyu untuk semua personel yang terlibat di dalamnya, serta diperlukan Bottom-Up Awareness dan Top-Down Policy agar mampu mewujudkan Plant Digitalization di dalam suatu fasilitas produksi.

Ketua BKTF, Ir. Edi Leksono M.Eng, PhD, kembali memberi apresiasi atas tingginya antusiasme anggota BKTF untuk memberi dan mengikuti sharing knowledge yang selama ini dapat rutin dilakukan BKTF. Ke depan, beliau berharap agar anggota BKTF dapat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi dunia keinsinyuran Indonesia.

Materi sharing session dapat diunduh di laman berikut.
https://drive.google.com/file/d/1JkFjODHZ0gevpmUWkNujWdX90BMks4Cw/view?usp=sharing